About US

team itutorialgroup(ICGOS) menyediakan layanan-layanan seperti pengembangan aplikasi sistem informasi manajemen berdasarkan kebutuhan perusahaan, konsultasi di bidang analisa system baik itu untuk sistem informasi manajemen maupun networking, pembuatan company website atau aplikasi lainnya yang berbasiskan web.

Contact us

IT consultant Information
Head office
Jl. Sekolah Internasional no.12 Antapani (Bandung) Jawa Barat
Branch office
Jl. tebet timur 4 Jakarta Selatan
Indonesia
Telp :
+6281320907911 (Afry)
+6285265857484 (Bintang)
Tampilkan postingan dengan label DATABASE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DATABASE. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Januari 2009


MYSQL Connector

Bagi anda yang belum tau menggunakan database Mysql di VB.NET, alangkah baiknya membaca tutorial ini. Pada VB.net dari awal sampai rilis terakhir telah banyak mendukung Framework - framework luar. maksudnya tanpa menggunakan Framework yang terdapat di VB.net sendiri, kita juga dapat menggunakan Framework pendukung untuk koneksi ke database selain bawaan Microsoft. selain SQL server 2005 yang mendukung VB.net, MYSql juga dapat digunakan didalam VB.Net. bagaimana caranya? itu yang akan kita pelajari.

MYsqlConnector?

Mysql connector merupakan Frame work khusus yang dibuat oleh MYsql sendiri yang dapat mendukung VB.Net atau pun pemograman lain. Dengan menggunakan Mysql Connector kita dapat menghubungkan Mysql Database di VB.Net dengan memanggil framework yang telah ada. tapi sebelumnya anda wajib menginstall Mysql connector di komputer anda, sebelum Mysql dapat di panggil pada VB.Net.

Gunain MYsql Connector?

Cara menggunakan MYsql COnnector pada VB.Net (setelah anda melakukan penginstalan Mysql connector dan Framework 2.o)anda hanya perlu memanggil file dll nya pada direktori dimana MYsql Connector anda install. setelah semuanya berjalan dengan baik tanpa ada pesan kesalahan (error) anda sudah dapat menggunakan Mysql Database. Yang perlu anda lakukan setelah Include Mysql connector adalah memanggil fungsi Import Mysql.DataClient (Kalau nggak salah seperti itu).sebagai contoh :

Import Mysql.dataclient

kemudian pada variabel untuk melakukan koneksi kedalam database kita gunakan seperti ini :

Dim conn As New mysqlconnection

nah sekarang yang perlu anda lakukan adalah membuat mencoba koneksi yang anda lakukan tadi.

dim conn as new Mysqlconnection


conn.connectionstring="server =localhost;" _
& "user id=root;" _
& "password=password;" _
& "Driver={driver yang digunakan jika Odbc kita menuliskan MysqlODBC 3.51 Driver};" _
& "database=test"

Try
conn.open()
MessageBox.Show("Koneksi Berhasil pake Mysql", "Belajar VB.NET", MessageBoxButtons.OK)

Finally
conn.Dispose()
End Try

untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Mysql connector Help didalam startmenu program. Mysql connector Help. Mysql connector mendukung Mysql reader, Mysql command dan lain2. Anda dapat menerapkan penggunaan nya di C# atau Jsharp. Referensi yang bagus dapat dicari di google dengan kata kunci "Mysql connector for VB.Net" atau
"Mysql connector koneksi Ke VB.net". ada juga referensi yang saya anjurkan membeli buku karangan didik dwi prasetyo, disitu dibahas penggunaan Mysql Connector di VB.Net. untuk mendukung kinerja anda dalam mencoba Mysql Connector dapat di download di sini

Senin, 25 Februari 2008


MYSQL Connector

Bagi anda yang belum tau menggunakan database Mysql di VB.NET, alangkah baiknya membaca tutorial ini. Pada VB.net dari awal sampai rilis terakhir telah banyak mendukung Framework - framework luar. maksudnya tanpa menggunakan Framework yang terdapat di VB.net sendiri, kita juga dapat menggunakan Framework pendukung untuk koneksi ke database selain bawaan Microsoft. selain SQL server 2005 yang mendukung VB.net, MYSql juga dapat digunakan didalam VB.Net. bagaimana caranya? itu yang akan kita pelajari.

MYsqlConnector?

Mysql connector merupakan Frame work khusus yang dibuat oleh MYsql sendiri yang dapat mendukung VB.Net atau pun pemograman lain. Dengan menggunakan Mysql Connector kita dapat menghubungkan Mysql Database di VB.Net dengan memanggil framework yang telah ada. tapi sebelumnya anda wajib menginstall Mysql connector di komputer anda, sebelum Mysql dapat di panggil pada VB.Net.

Gunain MYsql Connector?

Cara menggunakan MYsql COnnector pada VB.Net (setelah anda melakukan penginstalan Mysql connector dan Framework 2.o)anda hanya perlu memanggil file dll nya pada direktori dimana MYsql Connector anda install. setelah semuanya berjalan dengan baik tanpa ada pesan kesalahan (error) anda sudah dapat menggunakan Mysql Database. Yang perlu anda lakukan setelah Include Mysql connector adalah memanggil fungsi Import Mysql.DataClient (Kalau nggak salah seperti itu).sebagai contoh :

Import Mysql.dataclient

kemudian pada variabel untuk melakukan koneksi kedalam database kita gunakan seperti ini :

Dim conn As New mysqlconnection

nah sekarang yang perlu anda lakukan adalah membuat mencoba koneksi yang anda lakukan tadi.

dim conn as new Mysqlconnection


conn.connectionstring="server =localhost;" _
& "user id=root;" _
& "password=password;" _
& "Driver={driver yang digunakan jika Odbc kita menuliskan MysqlODBC 3.51 Driver};" _
& "database=test"

Try
conn.open()
MessageBox.Show("Koneksi Berhasil pake Mysql", "Belajar VB.NET", MessageBoxButtons.OK)

Finally
conn.Dispose()
End Try


untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada Mysql connector Help didalam startmenu program. Mysql connector Help. Mysql connector mendukung Mysql reader, Mysql command dan lain2. Anda dapat menerapkan penggunaan nya di C# atau Jsharp. Referensi yang bagus dapat dicari di google dengan kata kunci "Mysql connector for VB.Net" atau
"Mysql connector koneksi Ke VB.net". ada juga referensi yang saya anjurkan membeli buku karangan didik dwi prasetyo, disitu dibahas penggunaan Mysql Connector di VB.Net. untuk mendukung kinerja anda dalam mencoba Mysql Connector dapat di download di sini

MySQL Data Types

Numeric Data Types :

int(size)
smallint(size)
tinyint(size)
mediumint(size)
bigint(size)

Hold integers only. The maximum number of digits can be specified in the size parameter

decimal(size,d)
double(size,d)
float(size,d)

Hold numbers with fractions. The maximum number of digits can be specified in the size parameter. The maximum number of digits to the right of the decimal is specified in the d parameter.


Textual Data Type :s
char(size)
Holds a fixed length string (can contain letters, numbers, and special characters). The fixed size is specified in parenthesis.

varchar(size)
Holds a variable length string (can contain letters, numbers, and special characters). The maximum size is specified in parenthesis.

tinytext
Holds a variable string with a maximum length of 255 characters

text blob
Holds a variable string with a maximum length of 65535 characters
mediumtext

Holds a variable string with a maximum length of 65535 characters
mediumblob
Holds a variable string with a maximum length of 16777215 characters

longtext
longblob

Holds a variable string with a maximum length of 4294967295 characters



Date Data Types
date(yyyy-mm-dd)
datetime(yyyy-mm-dd hh:mm:ss)
timestamp(yyyymmddhhmmss)
time(hh:mm:ss)
note :Holds date and/or time



Misc. Data Types
enum(value1,value2,ect)
ENUM is short for ENUMERATED list. Can store one of up to 65535 values listed within the ( ) brackets. If a value is inserted that is not in the list, a blank value will be inserted

set
SET is similar to ENUM. However, SET can have up to 64 list items and can store more than one choice

Minggu, 24 Februari 2008


ORACLE ERORR MESSAGE ORA-02300-ORA-02313

ORA-02300: invalid value for OIDGENERATORS
Cause: A number was not specified for the value of OIDGENERATORS. Action: Specify a number after OIDGENERATORS.

ORA-02301: maximum number of OIDGENERATORS is 255
Cause: A number greater than 255 was specified for the value of OIDGENERATORS.

Action: Make sure the number specified for OIDGENERATORS does not exceed 255.

ORA-02302: invalid or missing type name
Cause: An invalid or missing type name was entered in a statement.

Action: Enter a valid type name in the statement and retry the operation.

ORA-02303: cannot drop or replace a type with type or table dependent(s)
Cause: An attempt was made to drop or replace a type that has dependents.

ORA-02305: only EXECUTE privilege is valid for types
Cause: An attempt was made to GRANT or REVOKE an invalid privilege (not EXECUTE) on a type.

Action: GRANT or REVOKE only the EXECUTE privilege on types.

ORA-02306: cannot create a type that already has valid dependent(s)

Cause: An attempt was made to create a type that already has some valid dependent(s) (these dependents depend on the fact that the type does not exist).

Action: Drop the dependents first before creating the type, or do not create the type.
ORA-02307: cannot ALTER with REPLACE option a type that is not valid
Cause: An attempt was made to ALTER with REPLACE option a type that is not valid.

Action: Use the CREATE OR REPLACE TYPE command to modify the type.

ORA-02308: invalid option name for object type column
Cause: An attempt was made to specify an invalid option, such as PACKED or UNPACKED, for the object type column.

Action: Remove the invalid option from column specification and retry the operation.

ORA-02309: atomic NULL violation

Cause: An attempt was made to access the attributes of a NULL object instance.

Action: Ensure that the object instance is non-NULL before accessing.

ORA-02310: exceeded maximum number of allowable columns in table
Cause: The attributes in the object type column exceeded the maximum number of columns allowed in a table.

Action: Specify fewer attributes for the object type and retry the operation.

ORA-02311: cannot alter with COMPILE option a valid type with type or table dependents"
Cause: An attempt was made to ALTER with COMPILE option a type that is valid and has type or table dependents.

Action: No need to perform this operation.

ORA-02312: cannot create extent table for VALUE ADT
Cause: An attempt was made to create extent table for VALUE Object Type.

Action: Specify object type when creating extent table.

ORA-02313: object type contains non-queryable type name attribute
Cause: The specified object type contains a nested attribute whose type is non-queryable.

Action: Use an object type with queryable attribute types.

XAMPP:Paket Apache, PHP dan MySQL Instant

Author: Jerry Peter Published: 12th November 2007
Category: Komputer Dasar, Pemrograman PHP, Internet dan Web, Aplikasi Server
original post by Ilmu komputer.com

XAMPP merupakan salah satu paket installasi Apache, PHP dan MySQL instant yang dapat kita gunakan untuk membantu proses installasi ketiga produk tersebut. Selain paket installasi instant, XAMPP versi 1.6.4 juga memberikan fasiltias pilihan pengunaan PHP4 atau PHP5. Untuk berpindah versi PHP yang ingin digunakan juga sangat mudah dilakukan dengan mengunakan bantuan PHP-Switch yang telah disertakan oleh XAMPP, dan yang terpenting XAMPP bersifat free atau gratis untuk digunakan.

SQL Server : deteksi dini tabel

Tips SQL Server 2000 kali ini adalah tips mengenai bagaimana caranya mengetahui suatu tabel sudah dibuat atau belum. Tulisan ini berdasarkan salah seorang pembaca sony-ak.com yang bertanya mengenai hal tersebut kepada penulis. Caranya sangat mudah. Setiap object pada SQL Server memiliki apa yang disebut dengan database object identification number. Itu adalah suatu angka yang bertipe int yang merupakan id dari masing-masing object yang ada dalam SQL Server. Untuk mengetahui object id tersebut ada suatu fungsi di SQL Server yang digunakan untuk mendapatkan object id ini. Nama fungsinya adalah OBJECT_ID. Fungsi OBJECT_ID ini memiliki sebuah parameter yang bertipe char atau nchar dimana Anda bisa mengisi parameter tersebut dengan nama object (dalam hal ini tabel) yang ingin Anda ketahui id number-nya. Dengan fungsi OBJECT_ID ini kita bisa mengetahui apakah suatu object (dalam hal ini tabel) sudah ada atau tidak pada database. Sekarang mari kita coba bersama-sama kegunaan dari fungsi OBJECT_ID ini. Ikuti langkah-langkah berikut ini:
  1. Buka Query Analyzer Anda.
  2. Buatlah database dengan mengetikkan

create database testing

  1. Buatlah tabel dengan mengetikkan

create table tbTest(nama varchar(50),alamat varchar(50))

  1. Untuk memeriksa apakah tabel tbTest pada database testing sudah ada atau belum maka Anda bisa mengetikkan perintah seperti berikut ini.

IF OBJECT_ID('testing..tbTest') IS NOT NULL PRINT 'tbTest sudah ada'

ELSE PRINT 'tbTest tidak ada'

Demikian contoh penggunaan fungsi OBJECT_ID untuk memeriksa suatu object di dalam database Anda sudah ada atau belum. Sekedar catatan jika Anda membuat tabel temporary pada database Anda maka Anda harus memeriksa object tersebut pada database tempdb. Misalnya Anda pada database testing tadi membuat tabel dengan sintaks berikut ini.


create table #tbTestTemp(nama varchar(50),alamat varchar(50))


Maka untuk memeriksanya Anda harus mengetikkan perintah seperti berikut ini.


IF OBJECT_ID('tempdb..#tbTestTemp') IS NOT NULL PRINT '#tbTestTemp sudah ada'ELSE PRINT '#tbTestTemp tidak ada'


Demikian tulisan singkat mengenai mendeteksi apakah suatu tabel pada database ada atau tidak. Semoga bermanfaat bagi Anda semua. Saran dan komentar bisa dikirimkan ke sony-ak@sony-ak.com.


PHP AJAX example: asynchronous file upload

Penulis : Aprianto

Abstrak
Asynchronous file uploads adalah fitur modern pada Aplikasi web dengan AJAX. bagaimanapun standar kelas AJAX (XmlHttpRequest) tidak mempunyai kapabilitas untuk memproses atau mengirimkan file yang di pilih dengan menggunakan "file dialog"(input type="file"). pada artikel kali ini berisi contoh aplikasi yang menggunakan embedded frames (IFRAME)untuk mengupload sebuah file. dimana file yang diupload atau ditransfer di hidden menggunakan frame. user masih dapat mengakses halaman web dan mengisikan field "file description".

Kompabilitas/pendukung
Adequate versions of Opera, Firefox, Internet Explorer, Safari
PHP 4.3.0 or higher
PHP 5
PHP option 'short_open_tag' switched on (parse errors otherwise)

Bagaimana Upload file menggunakan IFRAME?
untuk mengupload sebuah file biasanya anda akan menggunakan tag html (input type="file"). nah, target pada form akan di sembunyikan atau di hidden oleh IFRAME (dengan menggunakan "display:none;" CSS style) dan menggunakan event OnChange untuk menSet field pada file ke dalam fungsi javascript yang mana akan di gunakan untuk memeriksa ekstensi file (opsi yang akan digunakan pada contoh nanti) dan form submit.

pada contoh disini file yang di upload menuju file system atau folder yang telah ditentukan. sebelumnya anda harus menentukan folder mana yang akan jadi tujuan. kita akan menggunakan variabel $upload_dir dan $web_upload_dir. variabel ini akan memeriksa apakah file yang dibuat atau di upload/transfer telah memiliki tujuan.
kita akan menggunakan fungsi PHP sebagai berikut:

  • Move_uploaded_file

( Memindahkan upload file ke web server).

  • fopen

(Fungsi untuk membuka file)fwrite(fungsi untuk menulis file)

  • fclose

(fungsi untuk menutup file).

  • str_replace

(memperbaiki salah satu string).

  • filesize

(memeriksa ukuran file).

  • filemtime

(waktu modifikasi file).


untuk mendapatkan referensi fungsi PHP silahkan cari di google dengan menuliskan "php function-name".

Silahkan Liat Source code/kode listing di sini.


DWEBPRO FREE SERVER PENGEMBANGAN APLIKASI WEB

penulis : aprianto, license free at Dwebpro


server merupakan pendukung untuk membantu para programmer mengaplikasikan program yang telah mereka buat untuk dapat di publikasikan. untuk aplikasi web sendiri khususnya pemograman PHP, ASP, ASP.net, JAVA biasanya membutuhkan server pendukung seperti IIS atau pun apache dan lain-lainnya sebagai tempat untuk development atau pengembangan aplikasi. pada pengembangan PHP sudah ada server aplikasi pendukung seperti Xampp yang dapat digunakan di lokal network. tapi hanya dapat mendukung PHP sebagai bahasa pemograman. sementara pengguna IIS sebagai web server lokal atau public hanya dapat mendukung beberapa pemograman dan database tidak sekaligus. setelah panjang lebar saya ingin memperkenalkan DWEBPRO yang dapat mendukung segala macam database MYsql, Firebird, SQlit, Microsoft Access, Firebird ,PostgreSQL dan lain-lainnya, serta mendukung banyak bahasa dalam satu server aplikasi. untuk lebih jelas nya dapat di download disini. sedangkan untuk lebih jelasnya dapat di liat pada HELP DWEBpro. sebelum mendownload anda akan di minta confirm nama, email, dan perusahaan. yang pasti isikan nama sembarang atau asli, emailnya harus yang valid soalnya ketika ada versi Update Dwebpro dapat informasinya, perusahaan di none kan aja atau isi sembarang. sementara ini Dwebpro yang di download bukan versi untuk komersial melainkan versi sendiri. jika anda ingin versi komersial dapat menghubungi pihak DWEBPRO. selamat mencoba.


Cara Setting Distributed Database Pada Oracle 9i


Original source atmaja.web.ugm.ac.id
information detail http://www.oracle.com/




  1. (state awal : dua komputer atau lebih telah terkoneksi):
  2. Install biasa oracle
  3. Buat database (Misal : ‘infodb’, dengan user default : system, pass :manager) dengan default listener ‘LISTENER’ yang otomatis dibuat oleh oracle, ketika instalasi selesai, biasanya listener akan otomatis Aktif
  4. Cek service yang telah kita buat pada instalasi tadi di menu Net Manager, jika Test Successful maka sampai langkah ini konfigurasi telah berhasil dilakukan
  5. Add service baru yang mengacu pada database yang ada pada komputer lain sebagai database terdistribusi dengan meng-klik ’+’.
  6. Kemudian isikan hostname dan nama database komputer terdistribusi tsb.
  7. Lakukan test koneksi. Jika sucessful maka konfigurasi berhasil
  8. Buka menu Enterprise Manager Console
  9. Tambahkan nama database yang ada di komputer lain pada tree. Isikan hostname komputer dan SID (nama database/service)
  10. Kemudian loginlah. Jika berhasil mengakses isi dari database-database yang ada pada tree maka konfigurasi sampai tahap ini telah berhasil
  11. Langkah selanjutnya adalah membuka SQL Plus utk meng-create database link (soalnya kalo dblink-nya dicreate di Enterprise Manager Console aku coba kok gagal terus ya !?!?), dengan perintah :
    SQL> create database link infodblink connect to system identified by manager using ‘infodb’;
    (infodblink adalah nama database link yang dibuat)
  12. Database terdistribusi siap untuk di-Query ! (Jangan lupa untuk save dan menutup semua panel oracle yang terbuka tadi)
  13. Contoh query untuk menampilkan table pada database terdistribusi :
    SQL> select * from mahasiswa@infodblink
  14. Utk connect ke database terdistribusi : SQL> connect system/manager@infodb

AJAX AND PHP SIMPLE REQUEST

Penulis : Aprianto

sebelum belajar menggunakan PHP, pastinya kita belajar dahulu mengenai sintaks dasar PHP itu sendiri. pada waktu pertama kali belajar php pastinya hal yang biasa kita buat adalah menampilkan tulisan "HELLO WORLD" pada browser di komputer kita. mungkin tidak asing lagi bagi anda yang telah menggunakan pemograman PHP bertahun-tahun dengan kata-kata "HELLO WORLD". untuk ber eksperimen lagi saya membuat tulisan hello world atau tulisan apa saja yang mesti tulisan ditampilkan setelah kata-kata dimasukkan kedalam sebuah teksbox dan ketika di submit menggunakan HTML form tulisan tersebut baru akan ditampilkan pada browser dengan halaman bisa berbeda ataupun sendiri. Namun untuk mengirimkan agar kata-kata dari teksbox dapat di tampilkan kita harus mengirimkan data dengan metode Get atau Post. kemudian data baru bisa ditampilkan. secara terdefenisi proses tersebut memerlukan loading request dengan refresh data dengan bantuan browser menggunakan http request. nah, mungkin anda tidak ingin menggunakan proses itu secara langsung atau proses itu ingin disembunyikan agar request data tidak benar-benar terlihat. pada AJAX anda dapat melakukan hal tersebut, sehingga ini memungkinkan request yang dikirimkan dapat di sembunyikan serta tanpa menggunakan refresh browser yang cukup lama. untuk lebih jelasnya anda dapat melihat Proses data menggunakan AJAX dan PHP,

1. tahap yang pertama simpan source code berikut ini dengan ajax.js

    function talktoServer(){
    var req = newXMLHttpRequest();
    //register the callback handler function
    var callbackHandler = getReadyStateHandler(req, updateMsgOnBrowser);
    req.onreadystatechange = callbackHandler;
    req.open("POST", "servertime.php", true);
    req.setRequestHeader("Content-Type", "application/x-www-form-urlencoded");
    //get the value from the text input element and send it to server
    var testmsg = document.getElementById("testmsg");
    var msg_value = testmsg.value;
    req.send("msg="+msg_value);
    }

    // This is the callback functions that gets called
    // for the response from the server with the XML data

    var lastPing = 0;
    function updateMsgOnBrowser(testXML) {

    var test = testXML.getElementsByTagName("test")[0];
    var message = testXML.getElementsByTagName("message")[0];
    var ip = testXML.getElementsByTagName("ip")[0];

    var timestamp = test.getAttribute("timestamp");
    if (timestamp > lastPing) {
    lastPing = timestamp;

    var ip_value = ip.firstChild.nodeValue;
    var message_value = message.firstChild.nodeValue;

    var msg_display = document.getElementById("msg_display");
    msg_display.innerHTML = " Server got the message: \"" +
    message_value + "\"" +
    "<br>Server IP: "+ ip_value +
    " Server Timestamp: \""+ timestamp + "\"" ;
    }
    }


    //the following two functions are helper infrastructure to
    //craete a XMLHTTPRequest and register a listner callback function

    function newXMLHttpRequest() {
    var xmlreq = false;
    if (window.XMLHttpRequest) {
    xmlreq = new XMLHttpRequest();
    } else if (window.ActiveXObject) {
    // Try ActiveX
    try {
    xmlreq = new ActiveXObject("Msxml2.XMLHTTP");
    } catch (e1) {
    // first method failed
    try {
    xmlreq = new ActiveXObject("Microsoft.XMLHTTP");
    } catch (e2) {
    // both methods failed
    }
    }
    }
    return xmlreq;
    }

    function getReadyStateHandler(req, responseXmlHandler) {
    return function () {
    if (req.readyState == 4) {
    if (req.status == 200) {
    responseXmlHandler(req.responseXML);
    } else {
    var hellomsg = document.getElementById("hellomsg");
    hellomsg.innerHTML = "ERROR: "+ req.status;
    }
    }
    }
    }

2. kemudian simpan SImpan source code ini dengan test.html


    <html>
    <head>
    <title>AJAX Hello World Test Page</title>

    <link rel="stylesheet" href="http://www.hackorama.com/css/common.css" type="text/css" title="default" media="screen">

    <script type="text/javascript" src="ajax.js"></script>

    </head>
    <body>
    <p>
    <input id="testmsg" type="text" value="Hello AJAX">
    <button onclick="talktoServer()">Say Hello to Server</button>
    <div id="msg_display" style="{ background: yellow; font-weight: bold; }">The data from the server will go here...</div>
    </body>

    </html>


3. Tahapan terakhir source code berikut simpan dengan servertime.php


    <?
    header('Content-Type: application/xml');
    $msg = htmlentities(trim(stripslashes($_REQUEST['msg'])));
    $ts = time();
    $ip = gethostbyname("hackorama.com");
    print ("<?xml version=\"1.0\"?>");
    print ("<test timestamp=\"$ts\">");
    print ("<ip>$ip</ip>");
    print ("<message>$msg</message>");
    print ("</test>");
    ?>


semoga bermanfaat bagi anda yang ingin mempelajari AJAX dan PHP. So nice with u.

SEND E-MAIL DENGAN PHP

Original Code http://www.anyexample.com/


Penggunaan Email akhir-akhir ini sangat mudah kita temukan. dari penggunaanEmail Gratis hingga penggunaan Email yang harus melakukan pembayaran. Jika kita telusuri selama ini pengiriman Email dapat kita lakukan dengan menggunakanfungsi yang terdapat didalam PHP library. untuk mengirimkan sebuah Mail denganmenggunakan PHP kita dapat menggunakan FUnction Mail(). cukup mudah di gunakan.untuk dapat melakukan pengiriman email di dalam PHP terlebihdahulu kita harus membuat variabel $from, $to, $subject, $content. $from berfungsi sebagai identitas pengirim, $to adalah tujuan user yang menerima, $subject adalah informasi kiriman,sedangkan $content adalah isi dari email yang akan kita kirim. untuk lebih dapat dimengertikita liat contoh berikut : $from ="";$to = "";$subject ="";mail($to, $subject, $text, 'From: '.$from.);
mudah bukan, nah sekarang kita dapat melakukan pengiriman email dengan PHP menggunakanfungsi yang ada di php. untuk detail lengkap source codenya dengan menggunakan array.

note:"mulai lah dengan bereksperimen sendiri, karena manfaatnya banyak"